Bahasa inilah yang dinamakan tindakujar atau tindak tutur.

Bahasa memegang perananpenting dalam proses komunikasi.

Perantersebut akan mampu memainkanfungsinya jika dalam tuturan akan terciptakomunikasi yang baik. Kegiatan bertuturselalu melibatkan dua hal utama, yaitupenutur (komunikator) dan petutur(komunikan). Kegiatan bertutur padadasarnya akan selalu hadir di tengahtengah masyarakat.

Best services for writing your paper according to Trustpilot

Premium Partner
From $18.00 per page
4,8 / 5
4,80
Writers Experience
4,80
Delivery
4,90
Support
4,70
Price
Recommended Service
From $13.90 per page
4,6 / 5
4,70
Writers Experience
4,70
Delivery
4,60
Support
4,60
Price
From $20.00 per page
4,5 / 5
4,80
Writers Experience
4,50
Delivery
4,40
Support
4,10
Price
* All Partners were chosen among 50+ writing services by our Customer Satisfaction Team

Hal ini dikarenakankegiatan bertutur merupakan saranaberinteraksi masyarakat satu denganlainnya.Bahasa sebagai hasil bertuturmempunyai beragam fungsi dalamkehidupan bermasyarakat. Bahasa jugaberperan dalam menyatukan masyarakat.Kehidupan yang dipenuhi semangatkekeluargaan akan mampu terwujud jikaantarmasyarakat mampu berkomunikasidengan baik. Tidak bisa diingkari bahwaalat komunikasi yang mampu mewujudkantersebut adalah bahasa. Bahasa jugamerupakan media bagi setiap manusiauntuk menyampaikan ide, pikiran,gagasan, konsep, dan perasaan.

Kehidupan masyarakat yangmajemuk menimbulkan sebuah perilakuyang berbeda. Perbedaan ini tidak dapatdipungkiri, sehingga menciptakan sebuahproses komunikasi yang beragam. Proseskomunikasi inilah yang dinamakan tindakujar atau tindak tutur. Tindak ujar atautindak tutur adalah kajian tuturanberdasarkan makna atau arti tindakandalam tuturannya (Chaer dan Agustina,2004: 65).Dalam hubungan dengankehidupan masyarakat, bahasa Indonesiatelah terjadi berbagai perubahan.

Terutamayang berkaitan dengan tatanan barukehidupan dunia dan perkembangan ilmupengetahuan serta teknologi, khususnyateknologi informasi yang semakin saratdengan tuntutan dan tantangan globalisasi.Kondisi itu telah menempatkan bahasaAsing terutama bahasa Inggris pada posisistrategis yang memngkinkan bahasa itumemasuki berbagai sendi kehidupanbangsa dan mempengaruhi perkembanganbahasa Indonesia. Selain bahasa asing,penggunaan bahasa daerah khususnyabahasa Melayu Jakarta dan bahasa “gaul”telah mewarnai penggunaan bahasaIndonesia lisan. Bahkan, bahasa iklansangat diwarnai oleh penggunaan bahasadaerah tersebut.Penggunaan bahasa asing danbahasa daerah tersebut telahmempengaruhi cara pikir masyarakatIndonesia dalam berbahasa Indonesiaresmi.

Kondisi itulah yang menyebabkanterjadinya kesalahan berbahasa Indonesia.Untuk itu, diperlukan tata cara penggunaanbahasa Indonesia yang baik dan benar.Atas dasar tersebut, peneliti inginmemberikan pengetahuan tentangperkembangan Bahasa Indonesia dalamfenomena pemilihan diksi yang tepatdalam proses komunikasi, baik secara lisanmaupun dalam tulisan.

Penelitian ini dimaksudkan untukmenganalisis kesalahan berbahasaIndonesia pada penulisan media luar ruangdi wilayah Kota Klaten. Objekpenelitiannya adalah penulisan pada papannama pertokoan, papan nama instansi,baliho, dan spanduk yang ada di wilayahKota Klaten. Peneliti memilih media luarruang yang ada di Klaten sebagai tempatpenelitian berdasarkan tempat tinggal. Diwilayah Klaten ini banyak sekali didapatikesalahan penulisan pada papan namapertokoan, papan nama instansi, baliho,dan spanduk. Untuk itu, peneliti tergerakuntuk melakukan penelitian atas berbagaikesalahan penulisan yang tidak sesuaidengan kaidah baku bahasa Indonesia padamedia luar ruang tersebut.Alasan pemilihan penulisan padamedia luar ruang di wilayah Klaten inisebagai data penelitian, yaitu pertamamedia luar ruang seperti baliho danspanduk lebih mudah ditemukandibandingkan dengan di media elektronik.

Kedua, rentang waktu pemasangannyalebih lama. Ketiga, media luar ruangmenjangkau semua lapisan masyarakat