Nomor penerima pesan. Kadang komentar itu terlihat meyakinkan

Nomor 1A.    Mediakomunikasi yang digunakan Bapak Presiden dalam berkomunikasiMedia komunikasi yang digunakan Bapak Presidendalam berkomunikasi dengan rakyatnya adalah media sosial (seperti vlog,twitter, instagram), media massa (seperti televisi, radio, koran), dan timkomunikasi seperti partai-partai politik.

Dengan media sosial, lewat akun-akunmedia sosial presiden, masyarakat bisa mengetahui secara langsung aktivitaspresiden,penjelaskan keputusan yang ada, dan juga mengangkat isu-isu yangberedar di masyarakat. Wawancara dengan presiden juga sering diunggah ke akunYoutube, sehingga rakyat dapat mengikuti pandangan presiden tentang isu-isuterkini. Hal-hal tersebut juga sering disiarkan di televisi, radio, ditulis disurat kabar, dan media sosial lainnya. Selain itu ada pula tim yang bertugasmensosialisasikan pesan kepada masyarakat.

Best services for writing your paper according to Trustpilot

Premium Partner
From $18.00 per page
4,8 / 5
4,80
Writers Experience
4,80
Delivery
4,90
Support
4,70
Price
Recommended Service
From $13.90 per page
4,6 / 5
4,70
Writers Experience
4,70
Delivery
4,60
Support
4,60
Price
From $20.00 per page
4,5 / 5
4,80
Writers Experience
4,50
Delivery
4,40
Support
4,10
Price
* All Partners were chosen among 50+ writing services by our Customer Satisfaction Team

B.    Komunikasiyang Efektif untuk Menyampaikan PesanMenurut saya, media komunikasi yang efektifuntuk penyampaian pesan adalah televisi, media sosial, dan koran. Kelebihandari televisi sendiri adalah televisi mampu dinikmati berbagai kalagan baiktua, muda, bahkan untuk kalangan disabilitas.

Hal tersebut karena televisi terdisidari beberapa elemen seperti audio dan visual. Ketika orang tidak mampumelihat, televisi masih bisa didengarkan. Ketika orang tidak bisa mendengar,televisi masih bisa dilihat dari tulisan-tulisan dan bahasa isyarat yang biasaada di tepi layar televisi. Namun, kelemahan dari televisi ini adalah, beritayang ada langsung hilang setelah disiarkan sehingga masyarakat yang ketinggalantidak sempat melihat siaran/berita yang terlewat.Televisi juga memiliki berbagai tayangan yang lebih menarik dan mengakibatkanmasyarakat lebih memilih menonton hiburan daripada berita yang ingin disampaikapresiden.Yangkedua adalah media sosial. Media sosial ini diminati banyak kalangan terutamaanak-anak muda.

Kalangan remaja yang menikmati media sosial ini akan lebih mudahmenerima pesan dari media ini daripada media lainnya. Pesan dari media ini jugatidak mudah hilang.Setelah dilihat masih dapat dilihat kembali. Penerima pesanjuga dapat mengomentari pesan yang ada. Kekurangannya adalah tidak semua orangmampu mengoprasikan media sosial.

Harus memiliki akun tertentu dan alattertentu untuk mengakses pesan. Selain itu, distorsi pesan mudah terjadi karenakomentar-komentar hasil penafsiran banyak orang yang dibaca oleh penerimapesan. Kadang komentar itu terlihat meyakinkan akan tetapi tidak diketahuikebenarannya.Yangketiga adalah koran.

Koran biasa diterbitkan oleh pihak yang kredibel danbertanggungjawab. Koran ini juga relatif murah dan tidak menyulitkan penerimapesan karena cara memperoleh pesannya hanya dengan membaca saja. Tidak perlumemakai alat dan akun.

Kekurangannya adalah koran semakin lama semakin tidakdiminati karena kalah oleh media lain serta beritanya tidak up to date karena harus melalui prosesediting dan cetak.C.     Distorsipesan dapat terjadi pada komunikasi presiden melalui media Sosial.Distorsipesan sendiri adalah kekurangan ketepatan atau perbedaan arti di antara yangdimaksudkan oleh si pengirim dengan interpretasi si penerima. Distorsi tersebutbisa terjadi karena persepsi setiap orang yang menerima pesan berbeda-bedakarena latar belakangnya berbeda-beda pula. Distorsi pesan yang mungkin terjadidalam penyampaian pesan presiden melalui media sosial adalah diabaikannya pesanyang tidak ingin diketahui oleh penerima karena penerima tersebut mengamatisesuatu secara seleksi sehingga tidak semua pesan secara utuh diterima olehpenerima pesan. Apalagi di media sosial, sering masyarakat hanya melihatsekilas dan tidak mencermati secara utuh hal yang disampaikan oleh presiden.

Hal tersebut akan mengakibatkan distorsi pesan.Masyarakatcenderung melihat sesuatu sesuai dengan yang mereka percayai. Apabila haltersebut mereka percaya baik, maka mereka akan menganggap hal itu baik meskipunsebenarnya buruk. Misalnya saja pengharusan pendaftaran nomor telpon denganKartu Keluarga. Masyarakat percaya bahwa hal yang ribet/menyusahkan itu tidakbaik. Padahal pesan yang ingin disampaikan adalah agar data masyarakat aman.Namun masyarakat menjadi berpikir bahwa pemerintah seakan mempersulit segalahal.

Akhirnya banyak yang sudah berpikir buruk sebelum meregistrasikan KKmereka. Bahasayang digunakan kadang kurang tepat. Media sosial tentunya diakses oleh banyakorang.

Latar belakangnya juga berbeda-beda. Bahasa dan penafsiran non verbaljuga berbeda-beda. Kadang gerak-gerik, logat, nada bicaara, cara bergerak punbisa mengakibatkan persepsi yang berbeda. Apalagi di media sosial tidak dapatmengklarifikasikannya secara langsung yang berakibat pada penafsiran sendiriyang salah.Nomor 2A.

Komunikasi Krisis bencana KomunikasiKrisis bencana adalah penyampaian pesan pada saat terjadi hal-hal yangdarurat/marabahaya, bencana, penyelamatan jiwa manusia dan harta benda (SAR),kecelakaan dan lain-lain. Indonesia yang merupakan daerah yang dilewati cincinapi memiliki potensi bencana yang besar dan beragam. Dalam hal ini, komunikasisangat penting karena menyangkut keselamatan banyak orang. Komunikasi inidimaksudkan untuk mengevakuasi, menghindarkan, menyelamatkan masyarakat daribencana. Penyampaian pesan ini haruslah singkat, mudah dimengerti, sumbernyajelas, relevan dengan situasinya, lokasi jelas, dan berdasarkan fakta. B.

Strategi komunikasi Badan Penanggulangan bencana DaerahBPBDmenyusun strategi dengan menggunakan pola komunikasi roda. Polaroda ini digunakan pada saat BPBD Yogyakarta melakukan koordinasi denganpihak-pihak terkait seperti BMKG dan Dinas Kesehatan. Dalam penyampaianinformasi yang berjalan terlebih dahulu disampaikan kepada pimpinan.

Polakomunikasi roda jika dikaitkan dengan BPBD Yogyakarta, BPBD Yogyakartakhususnya bidang komunikasinya, sedangkan BMKG dan Dinas Kesehatan bertugasmelaporkan hal terkait kondisi cuaca dan kondisi kesehatan. Adanya koordinasiyang dilakukan BPBD Yogyakarta dengan berbagai pihak pada saat merancang danmenjalankan program pencegahan bencana. Namun, BPBD Yogyakarta tetap menjadikoordinatornya atau sentral komunikasi. Pola komunikasi BPBD Yogyakarta dalammenanggulangi bencana pada tahapan darurat juga menggunakan pola roda. Polaroda disini menjelaskan bahwa ada pimpinanyang jelas dalam memberikan arahan dan perintah serta berpengaruh dalam prosespenyampaian pesannya.  C.

Kritisi apa yang telah dilakukan oleh BPBD BPDBmelakukan tugasnya dengan berkoordinasi dengan BMKG dan Dinas kesehatan.Meskipun ada koordinasi, BPBD tetap menjalankan tugasnya menjadi koordinatornyaatau sentral komunikasi. Dengan pola roda, ada pimpinan yang jelasmemberikan komando.

Menurut saya, hal tersebut sudah bagus karena dalam situasigenting, harus ada yang mengambil keputusan secara jelas. Jika terlalu banyakyang mengambil keputusan maka akan semakin kacau. Nomor 3A. Iklimorganisasi Paynedan Pugh (1976) mendefinisikan iklim organisasi sebagai suatu konsep yangmerefleksikan isi dan kekuatan dari nilai-nilai umum, norma, sikap, tingkahlaku dan perasaan anggota terhadap suatu sistem sosial.

Hillrieger dan Slocum(jablin, 1987) mengemukakan definisi iklim organisasi dengan mempertimbangkansubsistem dalam organisasi. Mereka mengatakan iklim organisasi adalah suatu setatribut organisasi dan subsistemnya yang dapat dirasakan oleh anggotaorganisasi, yang mungkin disebabkan oleh cara-cara organisasi atau subsistem,terhadap anggota dan lingkungannya. MenurutTompkins (1985), ada hal yang disepakati dan tidak disepakati yang mana haltersebut adalah: ·        Ada konsensus bahwa iklim organisasi adalahsuatu konsep yang masih menjadi pembicaraan para ahli mengenai sifat yangdipunyai sistem secara keseluruhan atau orgnasisasi secara keseluruhanatau  subunit organisasi. ·        Juga ada persetujuan bahwa iklim lebih bersifatdeskriftif daripada afektif atau evaluatif.·        Juga diterima secara umum bahwa iklim timbuldari dan diperkuat oleh praktek organisasi yang mungkin terbatas pada aktifitasyang sistematis dan yang telah menjadi kebiasaan yang mendalam, serta pentingoleh organisasi atau anggotanya.·        Ada ketidak sepakatan mengenai bagaimana iklimitu secara umum.·        Juga diperdebatkan apakah iklim itu konsep yangobjektif atau subjektif.·        Diperkirakan bahwa iklim organisasimempengaruhi tingkah laku anggota organisasi.

·        Iklim juga mempunyai pertalian dengan kulturorganisasi. Beberapa pengarang menyatakan bahwa iklim adalah suatu penggantiyang lebih bersifat empiris bagi istilah kultur.B. IklimKomunikasi yang Perlu Dibangun Iklim organisasi dipengaruhi olehbermacam-macam cara anggota organisasi bertingkahlaku dan berkomunikasi.

Denis(1975) mengemukakan iklim komunikasi sebagai kualitas pengalaman yang bersifatobjektif mengenai lingkungan internal organisasi, yang mencakup persepsianggota organisasi terhadap pesan dan hubugan pesan dengan kejadian yangterjadi di dalam organisasi. Menurut Denis hanya ada empat dimensi iklimkomunikasi yaitu : Supportivenesspartisipasi pembuatan keputusan, keterbukaan dan keterus-terangan, dan tujuanpenampilan yang tinggi. Iklimkomunikasi yang harus diupayakan/dibangun oleh pimpinan PMI DIY adalah iklimyang memberikan keleluasaan bertindak bagi karyawan namun tidak melanggarprosedur yang ada. Walaupun leluasa, pelaksanaan tugas harus bertanggungjawabatas hasil yang dicapai. Untuk mencapai hasil itu, pemimpin harus menentukanstandar/patokan tentang kondisi organisasi dimana manajemen memberikanperhatian pada hasil yang baik (reward) dan juga toleransi pada hasil yangkurang baik dengan batasan-batasan tertentu. Pemimpin harus juga mengetahui apayang diharapkan dari karyawan karena PMI DIY adalah organisasi kemanusiaaan,maka karyawannya juga harus diperlakukan dengan pendekatan kemanusiaan. Dengandemikian Supportiveness partisipasipembuatan keputusan, keterbukaan dan keterus-terangan, dan tujuan penampilanyang tinggi akan tercapai.Nomor 4PMI eratkaitannya dengan kegiatan pendistribusian stok darah.

Kegiatan pendistribusianini diawali oleh proses komunikasi eksternal menggunakan media chatting whatsapp, e-mail, dantelepon/SMS. Jika daerah lain ingin meminta izin untuk meminta dikirimkanjumlah kantung darah tertentu, hal yang perlu dilakukan adalah mengirimkansurat pemberitahuan resmi melalui e-maildahulu, kemudian dapat diteruskan melalui chat.Dalamkonteksnya berkomunikasi eksternal, PMI DIY menggunakan beberapa media. Mediayang diandalkan oleh PMI DIY dalam berkomunikasi eksternal adalah media massabaik cetak maupun sosial dan SMS Gateaway.

Media massa cetak adalah cara yangdigunakan apabila PMI DIY ingin mempublikasikan sebuah program kerja donordarah massal atau besar sehingga cakupannya dapat seluruh warga DIY baik tuamaupun muda. Untuk media sosial PMI DIY menggunakan website, akun facebook, daninstagram resmi. Namun, media komunikasi berupa akun-akun media sosial inikurang ter-update dan cenderungterbengkalai sehingga tidak banyak diakses oleh publik. Untuk brosurnya, tidakbanyak disebar serta masih terlalu luas cakupannya yaitu PMI tingkat nasionaldan Internasional.Mediayang paling tepat untuk mencapai khalayak sasaran adalah media sosial denganakun-akun media sosialnya. Publik pada masa ini lebih cenderung mencari segalasesuatu di internet.

Jadi ketika publik mencari info tentang PMI DIY, akanlangsung muncul data PMI DIY di internet dan media sosial. Jika media sosial dikembangkan dan dipublikasikan dengan baik, maka media tersebut akan mampumencapai khalayak sasaran. Berbeda dengan brosur. Kadang yang menerima brosurbukanlah orang yang ingin behubungan dengan PMI dan sering juga brosur menghabiskanbiaya yang banyak tapi tidak tepat sasaran.